Tanya jawab tentang industri benih kelapa sawit

Bagaimana kondisi bisnis benih sawit sekarang ini?

Situasi industri benih kelapa sawit dapat dikatakan berada dalam kondisi puncak. Hal dapat dilihat dengan tingginya permintaan akan benih kelapa sawit oleh pengusaha perkebunan (PTPN, swasta, dan perkebunan rakyat) baik untuk kebutuhan pengembangan maupun peremajaan.

Seberapa jauh pengaruh harga CPO yang makin tinggi terhadap harga benih dan permintaan benih?

Semakin membaiknya harga CPO, serta adanya kebijakan pemerintah untuk mendukung industri kelapa sawit melalui program revitalisasi perkebunan mendorong para pengusaha/pekebun untuk melakukan ekspansi, dan ini berdampak kepada tingginya permintaan benih kelapa sawit. Adapun kenaikan harga benih kelapa sawit yang terjadi di tahun 2008 ini tidak terkait langsung dengan kenaikan harga CPO. Kenaikan harga benih lebih ditujukan untuk menyeimbangkan dengan biaya produksi, serta untuk perbaikan kualitas sistem produksi, kualitas produk benih, serta peningkatan kualitas pelayanan bagi konsumen.

Berapa total kebutuhan benih sawit nasional sekarang ini? Seberapa besar kemampuan produksi benih dari produsen dalam negeri?

Bila mengacu kepada data laju pengembangan perkebunan kelapa sawit di Indonesia selama tiga tahun terakhir (sekitar 600.000 ha/tahun,) ditambah dengan kebutuhan peremajaan (sekitar 5% dari total luasan areal perkebunan yang ada – 6 juta ha, setara dengan 300.000 ha) maka permintaan riil-nya mencapai 180 juta butir kecambah (asumsi kebutuhan kecambah 200 butir/ha). Data dari Direktorat Perbenihan menyatakan bahwa permintaan kecambah saat ini telah mencapai 220 juta butir, sementara kapasitas produksi benih kelapa sawit dalam negeri (7 produsenbenih ) sebesar 150 juta butir. Adanya kesenjangan antara permintaan dan ketersediaan sebesar 70 juta kecambah, kemungkinan akan dipenuhi melalui jalur impor benih kelapa sawit.

Berapa kemampuan produksi benih sawit dari PPKS? Sudah mampukah memenuhi permintaan pasar? Siapa saja yang membeli benih dari PPKS?

PPKS memiliki kapasitas produksi benih kelapa sawit sebesar 45 juta butir per tahun, sementara permintaan mencapai 59 juta butir. Terus terang saat ini PPKS kewalahan untuk melayani permintaan benih yang demikian tinggi. PPKS menyalurkan benih kepada perkebunan negara (PTPN), perkebunan swasta, perkebunan rakyat, juga kepada Dinas-dinas terkait (Dinas Perkebunan dan Dinas Kehutanan), koperasi, dan juga untuk waralaba bibit.

Berapa varietas yang disediakan PPKS, dan varietas apa yang paling banyak diminta? Kapan mulai bisa dipanen TBS-nya dan berapa produktivitas CPO-nya per hektar dan sampai berapa umur ekonomisnya? Berapa harganya?

PPKS telah merilis varietas kelapa sawit sejak tahun1984-1985 sebanyak 8 varietas (DxP Dolok Sinumbah, DxP Bah Jambi, DxP Marihat, DxP La Me, DxP AVROS, DxP Yangambi, DxP Sungai Pancur 1(Dumpy) dan DxP Sungai Pancur 2), tahun 2002 sebanyak 2 varietas (DxP Simalungun dan DxP Langkat) dan yang terbaru tahun 2007 sebanyak 2 varietas (DxP PPKS 540 dan DxP PPKS 718). Varietas yang paling banyak diminta umumnya DxP Simalungun dan DxP Langkat, serta beberapa DxP lainnya, seoerti Dumpy dan Yangambi. Harga benih kelapa sawit saat ini Rp 4500 untuk DxP Simalungun, DxP Langkat, DxP SP 1 (Dumpy), DxP PPKS 540 dan DxP 718, dan Rp 4000 untuk DxP lainnya. Panen TBS dapat dilakukan mulai umur 28-30 bulan setelah tanam di lapang, dan umur ekonomis sampai 25 tahun. [Catatan : Per 1 Agustus 2008, harga kecambah PPKS telah disesuaikan, menjadi Rp 7000 dan Rp 6000 per butirnya]

Sepengetahuan kami, PPKS melakukan waralaba benih. Apa saja pertimbangannya? Bukankah ada kekhawatiran tentang ketidaksamaan kualitas benih yang diproduksi oleh pewaralaba? Bagaimana perjanjian bagi hasilnya (kalau kami boleh tahu)? Berapa jumlah produksi benih dari waralaba?

Secara definisi, waralaba adalah suatu bentuk kerjasama dimana pewaralaba (franchisor) memberikan ijin pada terwaralaba (franchisee) untuk menggunakan hak atas kekayaan intelektualnya, seperti nama, merek usaha dagang, produk dan jasa serta sistem operasi usahanya. PPKS sebagai franchsior melakukan tiga jenis waralaba benih, yakni

Waralaba varietas berarti produsen benih (pemilik varietas, dalam hal ini PPKS) akan mereproduksi pohon induk hasil program pemuliaannya, dan melakukan kerjasama dengan pewaralaba. Dengan material induk tersebut franchisee akan dapat menghasilkan dan menyalurkan varietas kelapa sawit yang sama persis seperti yang dihasilkan oleh PPKS

Waralaba benih berarti PPKS menyerahkan benih hasil persilangan terkontrol (umumnya pre heated seeds) untuk dikecambahkan/diproses di Seed Processing Unit milik terwaralaba.

Waralaba bibit berarti produsen benih menyerahkan kecambah untuk dibibitkan oleh penerima waralaba mengikuti kaidah-kaidah yang ditentukan oleh produsen benih

Sebagai timbal baliknya, terwaralaba membayar suatu jumlah tertentu atas pemberian dan penggunaan hak atas kekayaan intelektual yang dimiliki oleh pewaralaba dalam kurun waktu tertentu, yang kesemuanya diatur dalam nota kesepakatan kerjasama.

Waralaba benih dilakukan dengan tujuan untuk lebih memudahkan akses bagi petani/konsumen (di daerah-daerah remote umumnya) untuk mendapatkan benih/bibit kelapa sawit berkualitas. Secara kualitas, produk yang dihasilkan oleh sistem waralaba ini sama dengan yang dihasilkan oleh PPKS, karena adanya sistem pengawasan ketat dalam seleksi franchisee dan supervisi reguler dari PPKS dalam pelaksanaan waralaba tersebut. Hingga saat ini sudah lebih dari 3 juta kecambah disalurkan untuk memenuhi waralaba bibit.

Sampai kapan kira-kira bisnis benih sawit masih cerah?

Industri benih kelapa sawit dalam negeri masih akan terus berkembang sejalan dengan rencana pengembangan perkebunan kelapa sawit. Menurut prediksi, luas areal perkebunan kelapa sawit Indonesia masih akan terus bertambah hingga mencapai luasan 10 juta ha pada 5-7 tahun ke depan. Dengan demikian, industri benih masih akan terus diperlukan untuk mendukung kebutuhan pengembangan tersebut, dan juga untuk mendukung kebutuhan peremajaan.

About these ads

160 thoughts on “Tanya jawab tentang industri benih kelapa sawit

  1. Tulis juga dong kalau produsen lain juga kewalahan, sehingga banyak cara konsumen untuk ingin memperoleh kebutuahan benihnya namun sudah tidak memperhatikan etika bisnis lagi, sehingga satu-satunya cara menaikkan harga dengan harga yang irrasional seperti harga minyak dunia yang irrasional saat ini….

  2. Saat ini diperkirakan kebutuhan benih nasional sudah mencapai 250 juta butir dengan luasan 1,2 juta ha hal ini merupakan angka irrasional karena perkiraan sebelumnya kebutuhan hanya 120 – 140 juta butir pertahun sama dengan penanaman 600 – 700 ribu ha per tahun sehingga angka tersebut meningkat menjadi 1,2 juta ha untuk tahun 2008 menurut saya sudah irrasional…..karena harus dipertimbangkan juga kebutuhan SDM, sarana produksi perkebunan seperti ketersediaan pupuk, alat berat, bbm, dan lainnya….

  3. Duh, punten teman2. Baru bisa respon sekarang. Kebetulan sekarang lagi ada di negeri BMW, jadi kelupaan untuk buka blog ini.

    Untuk Kang Eko, saya setuju. Memang sekarang jaman yang sudah tidak irrasional lagi. Mereka bilang, mau beli kecambah berapa pun harganya, yang penting ada. Khwatirnya ini akan jadi masalah di kemudian hari. Andaikan ada kebijakan mengenai tahapan perluasan areal kelapa sawit, mungkin produsen benih tidak keteteran seperti sekarang..

  4. Buat Mas Aris, berikut alamat PPKS :

    Jl. Brigjen Katamso No. 51 Medan 20158
    Telp 061-7862477 Fax 061-7862488, admin@iopri.org
    Informasi mengenai kecambah dapat menghubungi Bapak Ir Ferry Salman, MM (manajer pemasaran).

    Terima kasih banyak udah mampir di “warung saya” dan salam kenal.

  5. Untuk Mas Surya, secara morfologi, benih kelapa sawit ilegitim tidak dapat dibedakan dengan benih asli. Mungkin akan saya tulis segera mengenai pokok bahasan ini. Yg terpenting adalah petani menghubungi langsung produsen benih (tanpa perantara), untuk memastikan bahwa benih yang didapat memang benih asli yang mutu genetik, fisik, dan fisiologinya dapat dipertanggungjawabkan.

    salam kenal untuk mas Surya..

    • Siang pak,,dibulan pebruari saya masukan parsyaratan pembelian kecambah sawit ke ppks medan tpi pengambilan kecambahnya saya wakilkan.apakah bsa dijamin keasliannya pak??

      • Salam Pak Budi,
        Mohon maaf sekali saya terlambat me-reply-nya. Pengambilan kecambah dapat diwakilkan dengan memberikan surat kuasa kepada pihak yang akan mengambil. Bila Bapak beli langsung dari PPKS, dan mengambil langsung di kantor kami di Medan, kami jamin keaslian benihnya. Terima kasih atas kepercayaan Bapak kepada PPKS.

  6. Cari yang palsu saja sulit apalagi yang asli…. piye to mas…… tak lelo lelo lelo ledhung……….

  7. Ini Mas Triyanto yang di pangkalan bun, ya? Waduh, suwun sanget sudah mampir, mas.. Hehehehe, ungkapan Mas Tri bikin kita2 jadi mikir berkali2 untuk sosialisasi benih unggul. Pertanyaan temen2 petani sama di setiap tempat.. “Iya pak, kami sudah ngerti benih unggul, cuma kok susah sekali ya mendapatkannya?..” Yen sama2 sulit, mendingan pilih yang asli, ya Mas? Salam buat teman2 di sana, dan semoga kumisnya masih tetap tebal :))

  8. saya ada benih dxp cemara. 345 bln 567 bln dan 789 bln serta 101112 bln. berapa harga pasaran sekarang

  9. Seharusnya pemerintah memfasilitasi pengadaan benih ke petani (ora malah melu payu lan nggawe ribet produsen benih). Sudah pajak ekspor tinggi, ngurus HGU complicated and costly, pupuk langka dan larang. dadi pemerintah mbok yo jangan isane mung mrentah lan nglarang……

    Mbah Habibie pernah cerita; selama ini hanya pandai ngegas dan ngerem…. tapi raiso nyetir….. lha yo nabrak-nabrak to…..

  10. Untuk Mas Triyanto, mendingan saat ini tidak usah nanam sawit tapi menanam komoditi pangan utuk membantu mengatasi kesulitan pemerintah seperti padi, kedelai atau jagung… karena kalau semua rame-rame nanam sawit jadi siapa yang nanam padi????

  11. Untuk mas Tri dan mas desprito (ampir mirip sama ID saya hehehe), monggo diatur.. Mungkin pemerintah perlu mengatur kembali regionalisasi pangan, wilayah mana yg jadi sentra tanaman pangan, mana yang bisa dikembangkan untuk perkebunan.. kata orang, biar ketahanan pangan kita terjaga. gitu…

  12. Bulan kemarin saya ngasih training kelapa sawit pada salah satu perusahaan di Beijing yang akan ekspansi kebun sawit di Congo, Liberia dansebagian Kalimantan. Yang menjadi curiousity adalah bahwa kenapa mereka begitu antusias mau ekspansi kelapa sawit. Lha kalau mereka saja sangat tertarik kok kita malah mlempem… ki piye to?

    Denmas Desprito: ketahahan pangan menurut saya diperoleh kalau masyarakat memiliki daya beli yg cukup untuk membeli bahan pangan, jadi nggak perlu nanam tanaman pangan jika nanam sawit lebih menguntungkan dan membuat lebih sejahtera…. lha masalahnya yang ekspansi di Indonesia saat ini sebagian besar itu perusahaan besar, bukan petani….. itulah sebabnya saya ngomel kenapa pemerintah hanya berpangku tangan terhadap nasib petani kecil. Ora usah 2-4 ha per KK, cukup 4 – 6 batang per KK saja tanam sawit di pekarangannya saya pikir cukup untuk menopang ketahanan pangan. Coba saja hitung: satu pohon per bulan memproduksi 2 janjang x 20 kg x Rp. 1.500,- x 5 pohon = Rp. 300.000,-/bln (cukup untuk nomboki beli beras setara 50 kg). Kuncinya menurut saya adalah disbun masing2 daerah memfasilitasi pengadaan bibit kelapa sawit…. (sebagian daerah sudah melakukannya).

    Termasuk kita-kita ini…. selama ini sudah berapa ratus ribu mbuatkan kebun orang, tapi kita ora ndhuwe…. sudah saatnya kita juga berladang…. betul nggak denmas?

  13. Salam Mas esprito,coba2 memberanikan diri untuk masuk numpang nanya,mengenai PPKS dalam upaya Waralaba benih,dalam hal ini saya mewakili sekolompok “wong pinggiran” cah cino kebon sayur yang sudah terbiasa bergulat usaha kebon2 sayuran dan perkebonan macem2 lain2nya,namun ..dalam hal informasi agrobisnis kami cah cino2 kebon sayur hampir bisa dikatakan tak tersentuh angin sepoi2 informasi2 tersebut,nah..hal ini dikarenakan minimnya pendidikan mereka(Para Orang tua saya).

    Saya merasa KICK OFF sosialisasi informasi instansi2 terkait dalam dunia Agrobisnis dalam hal ini seperti contoh Waralaba PPKS belum benar2 menyentuh sudut2 aspek masyarakat,seperti halnya Fenomena Pertumbuhan tanaman dilapisan tanah,Tanaman ditanam hanya sebatas permukaan saja,tetapi tidak ditanamkan dikedalaman tanah sebagaimana semestinya tanaman bisa tumbuh.

    Maksud saya begini loh Mas,Esprito..,beberapa hari ini ada teman orang tua saya meminta saya untuk mencarikan Bibit sawit marihat yg unggul asli dan bersetifikat,nah..saya berpikir kenapa mereka bisa tidak mengetahui dimana bibit sawit bisa dibeli,sedangkan mereka dalam hal pertanian sudah berpengalaman puluhan tahunan,tanya2 punya tanya akhirnya saya menyadari satu hal ini.

    Akhirnya saya mencoba menyelusuri dari berbagai sumber,nah…di medan, saya banyak sekali menjumpai tempat2 menjual bibit sawit,nah..setau saya bibit asli cuma bersumber dari produsen benih terakreditasi.saya jadi bingung,nah..sampai akhirnya saya mengetahui system Waralaba yang digelar PPKS.namun..saya berpikir apakah tempat2 penjual bibit tersebut adalah waralaba dari PPKS? tapi kok ga ada Plang tanda seperti contoh misalnya Plang tanda TRUP atau embel2 Waralaba PPKS nya.

    Akhirnya saya pusing kelapa e.eh kepala 7 keliling + jalan2 keliling keliling akhirnya nyasar ke kampung keling..hehe,ok..mas,esprito..apakah PPKS ada salinan atau Daftar resmi Waralaba2 tersebut..agar kita sebagaimana masyarakat bawah sebagai target program waralaba PPKS tersebut benar2 bisa memanfaatkan Program tersebut untuk kemudahan kami sebagai masyarakat petani kecil.dimana bisa saya temukan atau lihat daftar2 Waralaba2 tersebut.atau mungkin Mas ada petunjuk buat kami. saya harap pencerahannya dari Mas,esprito…sebelum dan sesudahnya saya Ucapkan KAMSIAA(Terimakasih) yaa Mas,Esprito..sneng bisa mapir diwarung Mas..,tapi sayang kalau Warung Tampa Kopi hehehehe..

  14. Salam kenal Mas,
    Kelompok tani kami tertarik untuk melakukan usaha pembibitan benih kelapa sawit dari PPKS dengan sistem, waralaba. Bisa kasih ulasan singkat tentang mekanisme pengajuan menjadi terwaralaba? Makasih mas.

  15. mas esprito sy mo nanya apakah di kalimantan barat sudah ada usaha pembibitan benih kelapa sawit dari PPKS dgn sistem waralaba???apakah varietas DxP PPKS 540 dan DxP PPKS 718) cocok jika dibudidayakan dikalimantan barat??apa kelebihan nya dgn varietas marihat dan sucofindo???sy ada beli biji sawit bagaimana cara untuk menumbuhkan kecambahnya??,mas ya mas bnyk nanya hehe..terima kasih

  16. Salam Kenal Mas Esprito saya dengar ada bibit Topas yg ditanam Perusahan Dekat Tmpt Tinggal SAya saya mau nanya bibit ini Produk Dri BAlitan Mana Tolong mas Kalau punya datanya saya minta Infonya Trimakasih sebelumnya

    • Yth. Mas Seno, saya mohon maaf atas reply saya yang sangat terlambat. Bibit kelapa sawit Topaz diproduksi oleh PT Tunggal Yunus Estate (Asian Agri Group). Dirilis pada tahun 2004 sebanyak varietas yakni, DxP Topaz 1 S/d DxP Topaz 4. Material genetik yang digunakan berasal dari Costarica. Mengenai data dan informasi lengkapnya mungkin Bapak bisa kontak langsung PT Tunggal Yunus Estate yang berlokasi di Pekanbaru.

      Salam
      edy

    • Yth. Pak Joko,

      PPKS membuka pintu untuk teman2 petani yang ingin membeli benih sawit dalam jumlah kecil, dari 100 sampai 5000 butir. Sesuai dengan himbauan dari Dirjenbun, untuk teman2 petani kita memberikan potongan 10% dari harga biasanya. Pak Joko lokasinya dimana ya? Mungkin nanti kita dapat berikan informasi mengenai waralaba bibit PPKS di lokasi terdekat..

      • pak seumpamanya pemerintah mendukung petani,coba ppks bekerjasama dengan disbun di tiap2 kabupaten khususnya sentra perkebunan sawit biar gampang penyaluran bibit ke petani sehingga petani tidak kesulitan mendapatkan bibit,jangan hanya perusahaan besar yg difasilitasi pak tks

      • Mohon dibantu infonya Pak, saya mau tanya jenis bibit yang paling cocok untuk di tanam di tanah agak basah tapi bukan gambut?
        Mohon info juga untuk contak person pemesanan Bibit kecambah Asian Agri di daerah Riau. Terima kasih

  17. Yth Pak Esprito,

    Mohon Informasi dimana kami bisa mendapatkan bibit dari waralaba PPKS yg berada di daerah pekanbaru, sy ingin membeli bibit DxP PPKS 718, kalau ada bibit yg telah berumur 1 tahun ke atas mungkin lebih baik lagi, terima kasih sebelumnya.

    • Yth. Pak Yos,

      Saya memohon maaf yang sebesar2nya karena baru berkesempatan menjawab pertanyaan Bapak. Untuk informasi waralaba bibit di daerah Pekanbaru dan sekitarnya, Bapak bisa mengontak PPKS Substasiun Kebun Dalu-dalu yang berlokasi di daerah Rokan Hulu. Contact Person : Bapak Ir Edwin Lubis, MSc. Untuk nomor telpon beliau Bapak bisa menanyakannya ke PPKS Marihat di 0622-21926.

      Untuk Waralaba Bibit Kelapa Sawit di Pekanbaru berikut daftarnya (pengadaan tahun 2009, mungkin perlu di-recheck kembali).

      1. Bapak Yohito (Sumber Benih Agro Lestari) – 081371905980
      2. Ir Cut Nasmiati (PT Pertani) – 081362006847

      Untuk informasi lebih lengkap mengenai waralaba bibit di Pekanbaru, Bapak bisa menghubungi Bagian Pemasaran PPKS u.p Ibu Renni Yuliasari di 061-7862477.

      Terima kasih banyak atas perhatian Bapak.

      Salam hormat,
      Edy Suprianto

      • maaf pak saya mau gabung.prediksi kabutuhan bibit sawit di kalbar kira kira sampai saat ini berapa ribu/juta lagi.atau mungkin sampai berapa thn lagi bisa terpenuhi? trim.s

      • Hallo Mas Supri,
        Dari Data BPS 2009-2011, Kalimantan Barat memiliki luas areal sawit 530.575 ha dengan rincian sebagai berikut : PTPN : 42.072 ha, Swasta : 299,248 Ha, dan Rakyat : 189,255 Ha.
        Dengan asumsi areal peremajaan 5% dari total luas areal (sekitar 26.000 ha/tahun), dan luas pengembangan misalkan 1000 ha/tahun, maka kebutuhan bibit sawit (26.000+1000)*200 = 5.400.000 bibit/tahun. Kebutuhan bibit akan terus ada, karena adanya kebutuhan peremajaan (skt 5 juta/tahun).

      • trim,s pak esprianto,infonya dan maaf banyak nanya.di wilayah saya banyak penjual kecambah dan bersertifikat.yg mau saya tanyakan sertifikat yg asli dari socfin itu seperti apa sih.kalau bapak punya copy nya mohon di kasih tau/di kirim ke email saya.

  18. Pak, mohon informasi daftar waralaba PPKS yg berada di Pekanbaru..
    kalau bisa di tambahkan kontak personnya serta info bibit yg tersedia,
    terima kasih

  19. Salam kenal pak..saya petani kecil,jd mau tahu,.kalau d aceh,di mana bs kita dapatkan bibit sawit asli,.karena saya juga da beli d toko saprodi2,tp pa tu bibit2 asli,.krn takut nti kalu da d tanam,.egk dapat hasil y maksimal..tq.

    • Yth. Pak Zoel, terima kasih atas emailnya. Salam kenal juga untuk Bapak. Mengenai benih sawit yang dijual di toko2 saprodi di tempat bapak, sepertinya perlu disangsikan keasliannya. Hal ini karena benih sawit hanya dijual oleh produsen benih resmi secara langsung, maupun waralaba yang resmi terdaftar. Saya menyarankan Bapak untuk kontak langsung ke Bagian Pemasaran PPKS di 061-7862477 (u.p. Bagian Pemasaran Kecambah). Dalam waktu dekat, PPKS merencanakan untuk pengadaan benih kelapa sawit secara keliling melalui mobil resmi PPKS, dan provinsi Aceh akan menjadi salah satu wilayah pemasarannya. Mudah2an ini bisa membantu pak Zoel dan teman2 petani lainnya untuk memperoleh benih kelapa sawit yang berkualitas. Salam hangat untuk teman2 petani sawit di Aceh ya pak..

      • Ass..pak edy sya mau tanya lgi..bgaimana rencana PPKS untuk pengadaan kecambah secara keliling ?? Kalau jdi bgaimana mengenali mereka?maklum pak karena byak oknum yang mengatasnamakan pihak PPKS..trus bengkulu jdi daerah target pemasaran nggak pak??

    • Yth. Pak Tri, terima kasih atas pertanyaannya. Mungkin yg Pak Tri maksud dg bibit marihat adalah bibit kelapa sawit yang diproduksi di PPKS Marihat. Sebelum menjawab perbedaan Marihat dan Dumpy, saya ingin menjelaskan varietas kelapa sawit yg diproduksi oleh PPKS. Saat ini, PPKS menghasilkan 9 varietas kelapa sawit yakni DxP Yangambi, DxP Lame, DxP Rispa, DxP Simalungun, DxP Langkat, DxP PPKS 540, DxP PPKS 718, DxP Sungai Pancur 1 (yg dikenal sebagai Dumpy), dan DxP SP2. Ada tiga lokasi produksi benih PPKS yakni di Marihat, Medan, dan Parindu. PPKS Unit Marihat menghasilkan beberapa varietas tsb diatas, kecuali Dumpy dan SP2 yg hanya diproduksi di Medan (Aek Pancur). Varietas Dumpy memiliki spesifikasi khusus, yakni laju pertumbuhan meninggi yang lambat (55 cm/tahun), keragaan batang yang besar dan kokoh, pelepah yang panjang, bobot tandan yang besar, dan jumlah tandan yg relatif sedikit (kompensasi dari bobot tandan yg besar). Sementara varietas lainnya memiliki laju pertumbuhan meninggi yang sedang (60-70 cm/tahun), bergantung kpd varietasnya. Dari sisi produksi TBS secara kumulatif, Dumpy dan varietas kelapa sawit dari siklus seleksi pertama (Yangambi, Lame, Rispa, dan SP2) relatif sama 28-32 ton TBS/ha/tahun. Keunggulan dari segi laju pertumbuhan yg lambat dan juga jumlah produksi benih yg terbatas, sehingga harganya dibedakan. Untuk informasi lebih lanjut, Pak Tri bisa mengontak langsung ke bagian pemasaran kecambah PPKS Jl. Brigjen Katamso No.51 Medan 20158 Telp 061-7862477 u.p. Ibu Renni Yuliasari. Salam sukses untuk Bapak.

      • yth Edy Suprianto
        saya mau tanya nih apakah bibit ppks parindu sama kualitasnya dan sudah teruji seperti ppks medan,dan untuk mendapatkan bibit ppks parindu menghubungi siapa
        terimakasih untuk informasinya

    • Ibu Renni Yuliasari

      Berapa harga bibit sawit yg dimaksud, Terimakasih atas jawabannya.

      Syachrir Caco.

      Hp. 0811 423 369.

      Desa Wawondula Kec. towuti
      Kab. Luwu – Timur,
      Prop. Sul – Sel’

      • Yth. Pak Syachrir,

        Ibu Renni Yuliasari dapat dikontak di nomor : 081533874628

        Terima kasih banyak sebelumnya. Salam sukses untuk Bapak..

    • Terima kasih atas pertanyaannya pak Muhammad,

      Untuk Kalimantan Barat, PPKS memiliki Substasiun Parindu yang berlokasi di Parindu, Kab. Sanggau, berdekatan dengan Kantor Kebun Parindu PTPN XIII. Bapak bisa mengontak langsung Kepala Substasiun, Bapak Yabani, S.P. untuk menanyakan peluang waralaba. Beliau dapat dihubungi di 081264806639.

      Salam,

  20. salam kenal mas.saya mau buka kebun seluas 5ha.yang ingin saya tanyakan.berapa pokok/hktr ?dan dimana saya bisa mendapatkan bibit unggul ya sudah berumur 12bln keatas.dan harga pasarannya berapa?didaerah rantau prapat sumut.arigato (terima kasih) sesudah dan sebelumnya.

    • Salam kenal juga, mas Makhrobi. Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya. Untuk 1 ha lahan, diperlukan bibit kelapa sawit sebanyak 136 pohon. Untuk mendapatkan bibit unggul, mas Makhrobi bisa kontak ke PPKS Marihat – Pematangsiantar di no telp 0622-21926 (Bapak Agus Susanto dan Bapak Arpiyansah). Di sana kami menyediakan bibit kelapa sawit umur 3, 6, dan 12 bulan. Saya doakan semoga selalu sukses….

  21. ass pa edy apa kabar ?
    semoga bapak g lupa , kita sdh sering jumpa baik diseminar maupun waktu di smart maupun bw plantation, tetapi saya mau buka bibitan pribadi mohon bantuan info :
    Berapa biaya dan syarat apa saja untuk jadi waralaba di sul sel ?
    apa sudh ada waralaba di daerah sul sel ? (kab luwu timur )
    berapa harga bibit jenis 540 d x p
    kalo beli 5000 biji apa bisa dikirim tanpa surat sp2b ?
    terima kasih
    salam
    M. sukri kasim

    • Wa’alaikum salam, Pak Sukri.
      Alhamdulillah, masih bisa kontak dengan pak Sukri.
      Untuk menjadi peserta waralaba, syarat umum adalah (1) berpengalaman sebagai penangkar bibit, (2) memiliki dokumen TRUP dari Dinas Perkebunan setempat, (3) memiliki lahan utk pembibitan, (4) memiliki jaminan untuk pembayaran, (5) bersedia mengikuti SOP Pembibitan yg telah ditetapkan. Untuk Kabupaten Luwu Timur saya belum mendapat info terakhirnya, karena sejak Januari 2011 saya tugas belajar ke Jerman. Biaya yang diperlukan adalah biaya pembelian kecambah (25% di awal, 75% saat bibit sudah terjual), dan biaya2 untuk keperluan pembibitan. Untuk harga kecambab DxP 540, info terakhir Rp 7000/butir (ada diskon 10%) untuk petani/rakyat. Mengenai SP2B, dan informasi teknis lainnya, mohon Bapak berkenan untuk mengontak langsung Bagian Pemasaran Kecambah PPKS di PPKS Medan Jln Brigjen Katamso No. 51 Medan 061-7862477 u.p Ibu Renny Yuliasari (081533874628). Semoga Bapak selalu sehat dan sukses.. Salam..

  22. salam kenal mas,sya mau tnya kalau pemesanan benih sawit langsung ke PPKS medan apakah dilayani dlam jumlah 1000 & brpa lama baru dapat di layani

    • Salam kenal juga Pak Wayan. Kami di PPKS dengan senang hati akan melayani teman2 petani yang ingin membeli kecambah kelapa sawit dalam jumlah 1000 butir. Bila kecambah yg diinginkan tersedia, bisa segera dilayani (biasanya 1 minggu setelah pemesanan). Bila pak Wayan tinggal di sekitar Medan atau Marihat, silakan datang langsung ke tempat kami di Jl. Brigjen Katamso No.51 Medan. Untuk informasi lebih lanjut, mohon Pak Wayan berkenan untuk mengontak kami di 061-7862477 (Ibu Renny, Bagian Pemasaran Kecambah, no hp 081533874628). Salam sukses untuk Bapak..

  23. salam kenal pak.

    bagaimana propek permintaan benih sawit kedepan menurut bapak?
    Saya saat ini sedang bekerja di IFC (member RSPO) dan sedang meneliti tentang sawit.

    terima kasih dan salam

    teddy

    • Salam kenal, mas Teddy. Mohon maaf sebelumnya karena sangat lambat merespon pertanyaan Mas Teddy. Terus terang, selama setahun ini saya tidak mengikuti perkembangan permintaan benih dalam negeri secara detail, karena sedang tugas belajar di luar. Saya berpandangan bahwa fluktuasi permintaan benih seiring dengan kebijakan pengembangan perkebunan kelapa sawit. Moratorium tentang lahan gambut sedikit banyak juga turut mempengaruhi permintaan dalam negeri. Stagnan-nya perluasan akan menurunkan permintaan benih kecambah. Bila diasumsikan luas areal perkebunan kelapa sawit Indonesia saat ini adalah 8,5 juta ha, maka kebutuhan real untuk peremajaan adalah (5% x 8.5 juta ha x 200 butir/ha) = 85 juta butir kecambah per tahun. Sementara untuk bukaan baru sangat bergantung kpd kebijakan pemerintah. Bila diasumsikan minimal 100.000 ha/tahun untuk pembukaan lahan baru stagnan dalam 5 tahun ke depan, maka kebutuhan benih per tahun selama 5 tahun ke depan (peremajaan dan pengembangan) sekitar 125 juta butir. Kapasitas terpasang untuk produksi benih dalam negeri dari 8 produsen sekitar 130 juta, dan akan terus bertambah seiring dengan munculnya produsen baru. Dan pada suatu saat, ketika seluruh lahan yang suitable utk kelapa sawit telah tertanami, maka kebutuhan benih akan bergantung pada permintaan untuk peremajaan. Permasalahannya adalah berapa luas maksimum perkebunan kelapa sawit yang ingin dibangun pemerintah? Sampai saat ini saya belum menemukan jawaban yang clear. Mungkin bila perspektifnya mengarah ke produksi CPO (semisal 40 juta ton), dengan tingkat produksi rata2 hanya 3.5 ton/ha, maka luas areal yg diperlukan 11.4 juta ha. Bila produktivitas bisa dinaikkan menjadi 5 ton, maka luas areal sekarang sdh mencukupi untuk mencapai target tersebut. Jadi menurut saya, kebijakan pemerintah dalam bentuk grand design industri kelapa sawit, menjadi kunci untuk menentukan prospek permintaan benih kelapa sawit.

    • Hallo Mas Hendra,

      Untuk Kalimantan Barat, mas Hendra bisa menghubungi Substasiun Kami yang berlokasi di Substasiun Parindu, Sosok, berdampingan dengan Kebun Parindu dan RS Parindu milik PTPN XIII. Mas Hendra bisa menghubungi Kepala Substasiun, Sdr Yabani di no telp 081264806639, 085261067413.

    • salam kenal mas hendra saya saply domisili di rasau jaya kalo mau nyari kecambah sawit bersertifikat kebetulan saya bsa membantu.sekarang saya kebetulan lagi menangkar bibit sekitar 30 rb.mas hendra bisa main ke rasau bila ada waktu.hub saya( 082270330169)

  24. Salam kenal pak,saya ingin dapt informasi harga benih kelapa sawit yang bersertifikat dari ppks ,karena teman teman petani sawit ada rencana membibitkan sendiri untuk keperluan meremajakan dan menanam baru, lokasinya di daerah Pasang Kayu Sulawesi Barat. alamat kami tinggal Kota Palu Sulawesi Tengah. jarak tempuh ke lokasi di Pasang Kayu ditempuh dengan bis 4 jam pak. untuk per petani luas kebun 2 ha berapa idealnya benih disiapkan ,dan berapa harga termasuk ongkos kirim sampai di Palu, cara pesan bagimana model permohonanya,apa benar ada potongan harga buat petani. mohon infonya demikian disampaikan terima kasih.

    • Hallo, salam kenal juga Mas Priyo. Terima kasih banyak sudah mampir ke blog saya. Saya pernah ke daerah Pasang Kayu tahun 2003, dan bisa memahami bagaimana situasi disana. Mudah2an jalan disana sudah jauh lebih baik ya pak..

      Saya pikir akan lebih baik bila ada Koperasi yang mengkoordinir teman2 petani untuk mendapatkan bibit secara kolektif. Ongkos pengirimannya bisa jauh lebih efisien. Untuk setiap ha, jumlah bibit yang ditanam sebanyak 130-135 pohon. Dengan memperkirakan jumlah sisipan dan mengganti bibit yang mati di pembibitan dan lapangan, kita perlu menyiapkan 200 butir kecambah kelapa sawit/ha. Untuk pemesanan, Bapak atas nama koperasi/koordinator dapat menulis surat pesanan ke Direktur PPKS Jl. brigjen katamso no.51 Medan 20158, dan dikirim via Fax ke 061-7862488. PPKS memang memberikan potongan 10% dari harga resmi untuk pembelian oleh petani. Harga resmi kecambah PPKS adalah Rp 6000 dan Rp 7000/butir, bergantung kepada varietas kecambahnya. Bapak bisa mengontak Ibu Renny Yuliasari di 0815 33874628 untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap.

      Salam hangat untuk teman2 petani disana, dan mudah2an Bapak dan teman2 sukses dalam berkebun..

  25. Pak Edi,

    Saya skrg sudah memesan kecambah dri ppks jenis yangambi. Saya dengar jenis ini pelepahnya lebih pendek dari jenis lainnya. Sehingga jumlah pokok per ha bisa lebih banyak. Apakah betul demikian? Dan saran pak Edi, berapa pokok per ha / jarak tanam yg paling sesuai utk jenis sawit ini? Trims sebelumnya pak Edi.

  26. yth bapak edi, mau tanya,kmi dari pulau bangka mau pesan kecambah dari ppks,,ada tidak kontak yg bsa di hub di bangka sbab kmi blum mengrti cara pemesananny,,thank

    • Hallo Pak Joe,
      Untuk Bangka, saat ini saya tidak tahu persis.
      Namun Pak Joe bisa kontak ke Ibu Reni Yuliasari di 081533874628
      untuk informasi yang lebih lengkap.

      salam,
      edy

  27. saya mau tanya , bagai mana cara menumbuhkan biji sawit ( bikin kecambah sawit ).
    Saya bikin kecambah sawit sudah 2 bulan tpi belum ada keliatan tumbuh….

    • Hallo Pak Ileks,
      Saya kagum dengan semangat Bapak untuk memproduksi kecambah kelapa sawit.
      Secara natural, benih sawit hasil penyerbukan terbuka akan memiliki masa dormansi (tidur) dalam
      jangka waktu yang cukup panjang sehingga sulit dikecambahkan dg cara biasa.
      Dan juga benih yg bapak kecambahkan itu nantinya akan memiliki tingkat produksi yang sangat rendah.
      Jadi sayang sekali, bila Bapak menggunakan benih itu, karena Bapak tidak akan mendapatkan hasil yang
      maksimal. Benih2 yang digunakan perusahaan dan teman2 petani kebanyakan berasal dari persilangan terkontrol
      dari tetua dura dan tetua pisifera yang sudah diketahui potensi produksinya. Dengan proses terkontrol ini,
      akan ada garansi bahwa pohon kelapa sawit Bapak akan menghasilkan TBS yang tinggi. Harganya memang masih relatif
      mahal (Rp 6000/butir), tapi jaminan produksinya tidak diragukan lagi..

    • Salam pak Baso,
      Untuk membedakan bibit kelapa sawit dari produsen resmi dan benih illegal,
      ada beberapa metode : (1) cek dokumen benih — biasanya pemilik bibit akan
      menunjukkan DO, daftar persilangan, dan bukti pembelian, (2) lihat kecambah –
      benih dari PPKS akan memiliki stempel ‘PPKS’ warna kuning pada cangkangnya, dan
      cangkangnya tebal 2.5-5 mm (3)bila sudah bibit umur 4 bulan ke atas, bapak bisa lihat dari keseragaman tinggi
      tanamannya. Bibit dari produsen resmi seragam dalam pertumbuhannya

  28. Jenis apa yg cocok di bkas rawa dan pegunungan, jarak tanam yg ideal ,gmn caranya pembelian bibit asli dari PPKS dan sampai tujuan. Dan apa persayaratannya,berapa hargax per kecambah

    • Saat ini kami belum bisa merekomendasikan secara spesific varietas yang bagus untuk ditanam di areal rawa, krn PPKS saat ini masih menguji tanaman di areal rawa (areal sulfat masam). Namun demikian, kami bisa menyarankan varietas dengan adaptasi yang cukup luas seperti DxP Simangulun dan DxP Yangambi. Jarak tanam 135 – 138 pohon/ha. Harga franco medan Rp 6000/butir. Untuk biaya pengiriman dan informasi lainnya Bapak bisa kontak Ibu Reni Yuliasari di 081533874628. Prosedurnya :

      Pembelian kecambah kelapa sawit dilakukan secara langsung di Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) pada lokasi berikut:

      PPKS Medan,
      Jl. Brigjen Katamso No. 51, Medan,
      Telp: 061-7862477
      Melayani pembelian kecambah partai besar (> 5.000 butir) dan kecil (< 5.000 butir)
      Cp: Reni Yuliasari (081533874628)

      PPKS Unit Usaha Marihat,
      Marihat Ulu, Pematang Siantar,
      Telp: 0622-21926
      Hanya melayani pembelian kecambah < 5.000 butir
      Cp: Reni Yuliasari (081533874628)

      Persyaratan yang harus dipenuhi bagi calon pembeli (petani perorangan) adalah:

      Mengisi formulir pembelian kecambah PPKS (tersedia di lokasi penjualan),
      Surat Persetujuan Penyaluran Benih Kelapa Sawit (SP2BKS) dari Dinas Perkebunan setempat (untuk pembelian kecambah sejumlah lebih dari 5.000 butir),
      Fotokopi identitas diri (KTP/SIM) yang masih berlaku,
      Fotokopi Sertifikat Tanah/Surat Keterangan Kepemilikan Lahan dari Kepala Desa setempat,
      Apabila nama pada Sertifikat Tanah tidak sesuai dengan nama pada identitas diri, maka harus dilengkapi dengan Surat Keterangan Kepemilikan Lahan dari Kepala Desa setempat,
      Jumlah pembelian kecambah disesuaikan dengan luas areal yang tercantum pada Sertifikat Tanah (per Hektar = 200 butir kecambah),
      Bagi petani yang mewakilkan pengambilan kecambah agar membuat Surat Kuasa bermaterai Rp. 6.000,-.

  29. yth Edy Suprianto

    saya mau tanya nih apakah bibit ppks parindu sama kualitasnya dan sudah teruji seperti ppks medan,dan untuk mendapatkan bibit ppks parindu menghubungi siapa
    terimakasih untuk informasinya

    • Salam Pak Fatian,
      Bibit dari PPKS Parindu kualitasnya sama dan sudah teruji seperti bibit yang dihasilkan di PPKS Medan.
      Varietasnya DxP Yangambi. Mohon kiranya Bapak dapat menghubungi Sdr Yabani Kepala Substasiun Parindu
      di 081264806639, 0852261067413. Bapak juga bisa menghubungi PPKS Medan, Ibu Renni Yuliasari, di 081533874628
      untuk informasi tentang kecambah PPKS secara lengkap. Salam, Edy

      • terimakasih atas informasinya yang telah di berikan
        tapi masih ada ganjalan satu lagi apakah varietas D x P PPKS 239 sudah bisa didapat di panrindu,
        terimakasih informasinya

      • Yth Pak Fatian, untuk saat ini kami mohon maaf, kecambah DxP PPKS 239 belum
        bisa didapatkan di Parindu, karena pohon induknya belum tersedia disana.
        Salam sukses untuk Bapak..

  30. Salam kenal pak Edy, saya Ramlan Silaen tinggal di Kuala Kapuas,Kalimantan Tengah kemi ingin menjadi pewaralaba bibit PPKS Mrihat.Saat ini perminttaan bibit sawit di kalimanta tengah sangat besar Karena luas dan potensi wilayah ini memang sangat luas. Saat ini mulai beredar bibit pallsu dan tentu ini sangat merugikan masyarakat.Untuk menjadi pewaralaba persyaratan apa yang harus kami penuhi. Terimakasih pak Edy.

    • Salam kenal kembali, pak Ramlan. Mudah2an Bapak sehat wal afiat disana. Untuk wilayah Kalimantan Tengah, PPKS telah menjalin kerjasama dengan PT Astra Agro Lestari dalam proses produksi benih yang berlokasi di wilayah Pangkalanbun. Bila bapak berkeinginan untuk menjadi pewaralaba, beberapa persyaratannya sebagai berikut :

      (1) berpengalaman sebagai penangkar bibit
      (2) memiliki dokumen TRUP dari Dinas Perkebunan setempat
      (3) memiliki lahan utk pembibitan
      (4) memiliki jaminan untuk pembayaran
      (5) bersedia mengikuti SOP Pembibitan yg telah ditetapkan.

      Untuk informasi lebih jelas, Pak Ramlan bisa menghubungi Ibu Reni Yuliasari di nomor telepon 081533874628. Untuk surat menyurat, Pak Ramlan bisa menghubungi kantor pusat kami .

      PPKS Medan
      Jl. Brigjen Katamso No. 51 Medan 20158
      Telp : 061-7862477 Fax. 061-7862488

      Salam sukses untuk Bapak dan rekan2 di Kuala Kapuas.

  31. saya di kab paser kaltim, berencana ingin mengembangkan pembibitan kelapa sawit untuk kebutuhan petani dan masyarakat di sini. Di manakah saya dapat informasi lebih detail mengenai program waralaba tersebut. Tks

    • Hallo Pak Dimas,
      Untuk informasi mengenai pembibitan kelapa sawit waralaba PPKS di Kalimantan Timur mungkin Bapak bisa menanyakan ke Dinas Perkebunan Kalimantan Timur.

      Atau Bapak bisa juga menghubungi Ibu Reni Yuliasari di nomor telepon 061-7862477 atau di HP 081533874628. Untuk surat menyurat, Pak Ramlan bisa menghubungi kantor pusat kami .

      PPKS Medan
      Jl. Brigjen Katamso No. 51 Medan 20158
      Telp : 061-7862477 Fax. 061-7862488

      Semoga sukses ya Pak..

  32. Salam kenal pak edy..
    Saya pernah membeli kecambah sawit ppks melalui agen bibit di bagan batu. Agen sawit tsb menjual dengan harga 7.000/butir dan menjamin bahwa kecambah tsb asli dari ppks. Dan di kecambah sawit tsb ada cap/logo ppks yg berwarna hijau. Apakah kecambah yg saya beli tsb asli? Karna saya membaca di artikel bapak, bahwasanya kecambah ppks berlogo PPKS yg berwarna kuning.
    Terima kasih banyak atas jawaban bapak edy..

    • Salam kenal, pak Niko.
      Sejauh yang saya tahu, PPKS tidak menjual ke Agen. Pembelian langsung dilakukan di kantor PPKS. Apakah pak Niko sempat mendokumentasikan kantong plastik dan dokumen pendukungnya? Mungkin bila saya dan teman2 PPKS mendapatkan informasi/gambar tersebut, kami bisa memastikan keaslian benih tersebut. Bila berkenan, pak Niko bisa kontak langsung ke PPKS Medan, bagian Pemasaran Ibu Renni Yuliasari di 0815 338 746 28. Semoga sukses ya usaha Bapak. Salam.

  33. mas edi saya mau tanya,apa nama varietas bibit sawit yang ukuran pelepahnya relatif pendek dan pokok berukuran besar terimakasih

    • Hallo Mas Zhaky,

      Varietas kelapa sawit yang ukuran pelepahnya relatif pendek adalah DxP LaMe tetapi pohonnya relatif pendek juga.

      Ada juga varietas yang pohon-nya pendek tetapi pelepahnya relatif besar dan panjang, yakni DxP Sungai Pancur 1 (Dumpy).

      Semoga informasi ini dapat membantu. Salam.

  34. salam kenal bapak
    saya mahasiswa dari diploma institute pertanian bogor jurusan perkebuna saya ingin menanyakan apakah PPKS menerima perserta PKL, apabila menerima persyaratanya apa saja?
    terimakasih

    • Salam kenal, Mas Muzakir.

      PPKS terbuka untuk menerima mahasiswa yang akan melakukan praktek lapang. Tahapannya : Ketua Jurusan mengirim surat permohonan bagi mahasiswa untuk praktek lapang kepada Direktur PPKS Jl. Brigjen Katamso No. 51 Medan 20158 Fax : 061-7862488. Biasanya, bila belum banyak mahasiswa yang praktek dan ada Kelompok Peneliti/Bagian yang bisa membimbing, PPKS memberitahukan penerimaan via surat. Persyaratan khusus sejauh ini tidak ada. Hanya saja, biaya hidup selama PKL menjadi beban mahasiswa. Semoga sukses ya..

    • Salam Pak Manik. Mohon maaf saya tidak bisa menjawab pertanyaan ini secara langsung. Yang saya tahu, selama ini kebanyakan yang membeli kecambah dalam skala kecil langsung datang ke PPKS. untuk lebih jelasnya mohon Pak Manik bisa menghubungi Bagian Pemasaran PPKS di 061-7862477 atau langsung ke Ibu Renni Yuliasari 081533874628. Semoga sukses ya Pak..

  35. salam kenal pak,,saya ini salah satu warga pedesaan yang ada di kabupaten Wajo,sulawesi selatan,di mana masyarakat desa sudah mulai menanam kelapa sawit,dan saya bingung setelah pernah mendengar namanya bibit PALSU,kira-kira bisakah bapak membantu saya membedakan mana yang asli dan mana yang palsu,terus kalau, bapak punya informasi tentang tempat pembelian bibit asli yang sudah siap tanam yang dekat dengan daerah saya kabupaten wajo,sulawesi-selatan,tolong bapak kirimkan alamat atau nomor yang bisa saya hubungi!trimah kasih sebelumnya,,

    • Salam kenal Pak Sutrisno. Mudah2an usaha perkebunan kelapa sawit di Kab Wajo akan terus berkembang. Bibit kelapa sawit palsu (ilegal), secara fisik sangat sulit dibedakan dengan bibit yang legal (resmi). Namun, utk tahap awal, bila bapak datang ke pembibitan, Bapak bisa lihat dari sisi keseragaman tumbuh bibit. Bibit yang berasal dari produsen resmi, dan ditanam sesuai prosedur (berkelompok) akan menunjukkan pertumbuhan yang relatif seragam. Namun ini tidak dapat dijadikan patokan. Bila bapak beli bibit sawit, Bapak bisa menanyakan dokumentasi/surat2 pendukungnya. Bila dibeli dari PPKS, maka harus memiliki DO (Delivery order), Daftar Persilangan, dan surat tanda terima benih. Dokumen ini menjadi bukti keaslian benih. Untuk benih PPKS, saat ini sudah ada tulisan ‘PPKS’ warna kuning di setiap benihnya.

      Untuk informasi mengenai pembibitan/waralaba sawit di Kab Wajo, Bapak bisa coba menghubungi Supervisor Pemasaran Benih PPKS, Ibu Renni Yuliasari di 0815 338 74628. Mudah2an beliau bisa membantu Bapak memberikan info detailnya.

      Salam sukses untuk Bapak..

      • mas edy,salam kenal,,saya mau tanya keunggulan dan perbedaan dxp avros dan yangambi secara morfologinya,trmaksh

      • Salam kenal kembali, mas Zhaki. Secara umum, varietas AVROS memiliki karakter pertumbuhan vegetatif yang lebih cepat dibanding varietas Yangambi, batang yang lebih ramping. Sementara, varietas Yangambi memiliki pertumbuhan yang relatif lambat (70-80 cm/tahun, kategori B) dan batang yang relatif besar. Saat di pembibitan, belum terlalu signifikan perbedaannya. Namun demikian, Mas Zhaki bisa melakukan pembibitan dg mengelompokkan sesuai varietas. Dari sisi produksi TBS, berat tandan Yangambi lebih besar, namun jumlah tandan yang relatif lebih sedikit. Sebaliknya dengan AVROS. Tetapi secara kumulatif, produksi TBSnya relatif sama. Kedua varietas dikenal dengan rendemen yg tinggi dan daya adaptasi yg relatif luas. Saya doakan usaha kebun sawitnya berjalan sukses. Salam, edy

  36. salam kenal pak edy
    saya mau tanya pak ….kalau dibaca di karakteristik buah sawit, PPKS 540 mempunyai tandan yang berukuran paling kecil ( rerata 15,4 kg per tandan ) dari varietas sawit yang di hasilkan oleh PPKS tapi memang unggul di kandungan kadar minyak ..Yang menjadi pertanyaaan saya pak ….. kalau kita sebagai petani ingin menanan bibit sawit PPKS 540 apakah kita gak rugi pak …..terimakasih sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih …

    • Salam kenal, pak Budi. Memang benar, dari sisi ukuran tandan buah, DxP PPKS 540 relatif kecil dibandingkan dengan Varietas DxP PPKS 718 misalnya. Varietas PPKS 540 memang diseleksi untuk kandungan minyak yang tinggi.Bila bicara kumulatif produksi CPO, maka varietas PPKS 540 akan menghasilkan minyak yang tinggi. Target pasarnya adalah perusahaan perkebunan yang memiliki pabrik pengolahan kelapa sawit, dengan produk akhir CPO. Untuk perkebunan rakyat yang produk jualnya adalah TBS, direkomendasikan untuk memakai varietas turunan Yangambi (Varietas Yangambi, DxP PPKS 718), karena ukuran tandannya relatif besar, namun dari sisi jumlah tandan yang dihasilkan lebih sedikit. Bila petani menanam benih sawit yang dikeluarkan oleh produsen benih resmi (utk varietas apa pun), saya pikir tidak akan merugi, karena tingkat produksinya stabil dan telah teruji. Semoga usaha berkebun Bapak sukses ya..

  37. terimakasih sbelumnya mas edy atas informasinya tentang perbedaan varietas avros dan yangambi,kebetulan minggu yang lalu saya datang langsung ke parindu untuk pembelian kecambah sawit,namun yang saya mau tanyakan kalau varietas marihat dimana bisa di beli,karena di parindu hanya ada yangambi dengan avros saja dan apa benar di kabupaten sanggau ada dua tempat ppks untuk pmbelian kecambah?dan kalau ada,dimana letaknya ya mas,soalnya ada yang bilang di bodok,dan saya juga heran melihat perbedaan buah sawit kabupaten sanggau parindu lebih bagus di banding bibit sawit khususnya daerah belitang kabupaten sekadau khususnya kebun plasma petani yang buahnya terkadang tidak stabil produksinya,apakah karena bibit yang di gunakan pada masa tanam di tahun 91an itu (marihat)masih dalam proses percobaan dan pembaharuan atau sebaliknya bibit tersebut yang dari perusahaan di kategorikan kelas c??hehe,maaf mas saya terlalu banyak tanya!trmaksh

    • Hallo mas Zhaky, varietas DxP Marihat sudah tidak diproduksi lagi oleh PPKS, baik yang di Medan maupun yang di Parindu. Mungkin mas Zhaky bisa pilih DxP Yangambi yg diproduksi oleh PPKS Substasiun Parindu. Tandannya relatif besar dan cocok untuk petani.

      Untuk penjualan kecambah, hanya ada satu di Parindu. Namanya PPKS Substasiun Parindu yang berlokasi di Sosok (samping rumah sakit Parindu, dan bersebelahan dg kantor kebun Parindu PTPN XIII). Saya sarankan mas Zhaky langsung datang ke kantor Substasiun Parindu.

      Untuk tahun tanam 1991, saya belum tahu situasi sebenarnya. Bila produksi tidak stabil, tanaman tidak seragam di lapangan. dan banyak pohon pisiferanya (tandan bunga betina rontok) dapat dipastikan bahwa benihnya bukan benih resmi (ilegal). Orang mengenalnya sebagai mariles.

      Jalan terbaik adalah pergi langsung ke kantor resmi PPKS, sehingga bisa melihat langsung sistem produksi benihnya. Semoga sukses ya mas…

      • trimaksh bnyak mas edy atas informsinya,sukses selalu untuk mas edy,saya ucpkan trma ksh kmbli kpda ppks yg ada di parindu,atas pelayanan yang sangat baik,,trimaksh

  38. Saya dari dumai. Bisa gak beli bibit sawit(kecambah) skala kecil,dengan cara pengiriman ke alamat dan syrat syaratnya saya kirimkan ke ppks atau saya fax kan ajj, biayanya ditransfer. Makasih sblumnya

    • Maaf pak,sya telah bertanya dua kali dengan pertanyaan yang sama,kmaren salah teknis jaringan jadi saya pikir belum terposting jadinya saya ulangi lagi pertanyan yang sbnarnya dah bapak jawab. Saya mau tanya pak… Klo di dumai apakah sudah ada yang menyediakan bibit unggul tsb,atau yang dekat sini yang bisa kami jangkau, soalnya kami dsini pak masih awam dngan bibit unggul, karna payah mencarinya, disini sih bnak yang jual bibit tapi bibitnya gak jelas dari mana, udah gitu harganya mahal juga! Trimakasih atas info berharga ini. Moga murah rejeki untuk bapak!

      • Oh ya pak,saya punya lahan gambut dangkal sktar 1 smpe 2m,sktar 8 hektar dan masih kosong. Karena masih sulit dapatkan bibit unggul terpaksa kami bikin bibit sendiri,dari swit yg gak bagus kwalitasnya, mnurut bpaka jenis bibit apa yg cocok untuk lahan saya diatas. Oya bikin juga tulisan tentang pemupukan sawit ya pak. Berapa kali sih yang bagus swit diberi pupuk stahun, dan pupuk apa aja,apakah pupuk tunggal atau majemuk?

  39. salam kenal mas Edi, saya berencana membeli kecambah sawit PPKS,tapi…… saya mengalami kendala untuk pengambilanya karna saya posisi di kalimantan. Gimana ya mas edii solusinya…………?

  40. Salam kenal Pak, saya noto dari kab. kapuas-kalteng. Saya dan teman-teman di kelompok tani ingin berkebun sawit namun kesulitan dalam mencari bibit yang unggul dan bersertifikat. Mohon informasi apakah di kabupaten kapuas sudah ada waralaba bibit ppks medan? Soalnya jika kami harus ke ppks medan untuk membeli secara langsung kami terkendala biaya transportasi. Apakah ppks medan tidak memberikan dispensasi kepada petani misalnya kelengkapan persyaratan pembelian kami kirimkan dan biaya pembelian kami transfer via bank? Mohon pencerahan bapak. Salam.

  41. Pagi bapak/ibu : saya mau tanya, saya ada beli kecambah dari PPKS dengan no kelompok 0104A no penyerbukan BJ2896/11 betina :418-53-28. jantan BO.154P tanggal pemanasan 23-10-2012. Apakah ini benar pernah dikeluarkan. TQ atas jawabannya

  42. Salam kenal,
    Saya di katingan/kasongan kalteng.. Dimana saya bisa cari bibit unggul hasil PKPS? Untuk skala kecil berupa kecambah.. Sekitar 500 biji

    • Salam kenal, pak Muhammad. Mohon maaf pertanyaan Bapak terlewat untuk menjawabnya. Untuk pembelian kecambah di wilayah Kalteng, PPKS bekerja sama dg PT Astra yang berlokasi di Pangkalan Bun, dan Bapak dapat membeli utk skala kecil. Mungkin Bapak bisa kontak Bapak Mulyono di 085651329402 untuk informasi. Bila tidak terhubung, Bapak bisa kontak Ibu Renni Yuliasari, Bagian Pemasaran PPKS di 081533874628. Salam sukses ya pak..

  43. salam kenal pak, saya flo
    ap syarat untuk membeli bibit siap tanam di PPKS parindu, dan bisa atau tidak dalam skala kecil 500 batang bibit sawit?

    • Salam kenal kembali. Saya pikir tidak ada syarat yg sulit untuk bisa membeli bibit siap tanam di Parindu. Silakan datang langsung ke kantor PPKS yang berada di Substasiun Parindu, dan PPKS melayani pembelian bibit dalam jumlah berapa pun, selama masih ada persediaan. Salam, dan semoga sukses ya..

  44. terima kasih pak atas jawabannya,..kalau punya lahan 6 ha perlu bibit berapa dan bibit cadangan penyulamannya??? pak,, pengen tau juga, kalau saptu atau minggu kantor PPKS parindu melayani atau tidak?
    trimkasi bnyak pak.

    • Utk kebutuhan bibit, bergantung jarak tanam. Namun umumnya kerapatan tanam kelapa sawit adalah 138-139 pohon/ha. dg jarak tanam sekitar 9.2 m x 9.2 m x 9,2 m. Tambah cadangan bila ada yg mati : 10%, jadi kebutuhan 150 pohon/ha. Jadi utk 6 ha, perlu bibit 150x 6 = 900 bibit. Saya pikir hari Sabtu mungkin buka. Ada baiknya Bapak kontak terlebih dahulu Kepala Parindu, Bapak Supriyadi 081375481822.

      • Salam kenal Pak Edy, Kemal Pekanbaru.
        Pak, tolong diulas jarak tanam setiap varietes mengingat spesifikasi berbeda2 khususnya panjang pelepah. Banyak petani rakyat kecil di Riau menanam dengan jarak “Sembarangan” Pak. Agar panen banyak, tanam banyak. Begitu asumsi mereka pak. Kan pelepahnya pendek-pendek… Tambah mereka. Tolong juga jarak tanam DXP PPKS 239 dengan panjang pelepah 6.5 m. Terimakasih Pak

  45. maaf pak klw saya banyak bertanya sama pak edi.
    Saya ingin mencoba berkebun sawit ditanah berpasir walaupun kurang cocok pak tapi saya ingin membuktikan berkebun sawit bisa ditanah berpasir..
    1.varietas kecambah milik ppks yang baik ditanam ditanah berpasir jenis varietas apa pak?
    2.jenis pupuk yang baik ditanah berpasir pada tanaman TBM dan TM apa pak dan dosis yang baik brp kg /btg/ha/thn?
    Maaf pak klw saya banyak bertanya, ditunggu respon bapak secepat nya.

    • Yth Pak Acil. Untuk tanah berpasir, perlu tambahan bahan organik yang cukup, guna memperbaiki struktur tanah dan penyerapan air. Mengenai dosis dan jenis pupuk, terus terang pengetahuan saya kurang memadai. Ada baiknya Bapak kontak langsung ke rekan2 kami di Kelti Tanah dan Agronomi, untuk penjelasan lebih lengkap. Bapak bisa telpon langsung ke PPKS Medan di 061.7862477, dan konsultasi dengan Bapak Heri Santoso (Ka Kelti Tanah/Agronomi), dan Ibu Hijri. Bapak juga bisa coba eksplore di website kami di http://www.iopri.org >> Kelompok Penelti >> Tanah dan Agronomi. Ada alamat email lengkap dari masing2 peneliti.

      Mengenai varietas kelapa sawit, saya sarankan untuk memakai DxP Yangambi atau DxP Simalungun, yang adaptasinya relatif luas. DxP LaMe bisa jadi alternatif, hanya saja persediaan varietasnya sangat terbatas.

  46. Terimakasih atas respon yang cepat dan baik untuk saya pelajari..
    Dan saya ingin bertanya lagi pak mohon bapak tidak bosan dgn banyak pertanyaan saya..
    1.Apakah varietas dxp ppks 239 dapat ditanam didaerah berpasir pak, mengingat memiliki garis keturunan genetik yang sama dengan dxp yangambi yang notabane nya bahwa petani ingin produksi TBS bukan Rendemen.
    2.Apakah ada jaminan garansi dari ppks apabila tanaman yang sudah saya tanam nanti nya ternyata potensi produksi TBS jauh turun dari yang dibayangkan dengan prosedur perawatan sudah saya terapkan secara standart kebun.
    Maaf klw saya banyak bertanya pak.

    • Bapak benar. PPKS 239 memiliki garis keturunan Yangambi dengan ciri bobot tandan yang relatif besar. Selain itu, PPKS 239 diseleksi berdasarkan kandungan minyak dalam mesokarp yg tinggi. Sayangnya kami tidak melakukan pengujian di daerah berpasir, pak Acil. Saya hanya dapat mengatakan varietas ini berproduksi baik pada lahan dengan kultur agronomis standar. Untuk petani kami selalu menyarankan utk menggunakan DxP Yangambi dan atau yang memiliki kekerabatan dg Yangambi.

      Mengenai garansi, sejauh ini belum diterapkan sampai ke hasil/produksi mengingat tingkat produksi TBS sangat banyak dipengaruhi oleh faktor non genetik, seperti lingkungan (iklim, tanah, cuaca dll) dan kultur teknis. Kami mengawal produk kecambah PPKS dg cara memberikan rafaksi (benih gratis) 2.5% dari jumlah bibit yang dibeli saat di pembibitan , dan mengawal tingkat kemurnian hasil persilangan (persentase buah dura di bawah 3%). Bila ada ketidakpuasan thd produk kami, mohon kiranya nanti Bapak dapat menuliskan surat dan dikirimkan via faks ke PPKS Medan 061-7862488.

  47. ma’f pak,, sekali lgi saya mau bertanya,. apa kah bisa pesan bibit kecambah DxP PPKS 239 melalui PPKS parindu, kan varietas PPKS 239 hanya masih ada di wliyah sumatra, dan brapa harga untuk 1000biji, dan apa syarat2 nya?
    trimakasih pak, semoga tidak bosan dengan pertanyaan saya.
    thank..

    • Utk kecambah PPKS 239 saat ini hanya bisa diperoleh dari kantor Pusat PPKS di Medan, karena pohon induknya baru dikembangkan dan jumlahnya masih sangat terbatas. Saya tidak mengikuti perkembangan harga benih PPKS terakhir, namun bila tidak ada perubahan sekitar Rp 7000/butir franco Medan. Silakan kontak ke Bagian Pemasaran PPKS di Medan 061-7862477 Ibu Renni Yuliasari. Salam sukses ya..

  48. terimakasih atas jawaban yg pak edi berikan.
    Jadi sebagai petani cocok nya menggunakan varietas dxp yangambi kan pak.
    Soal nya saya tertarik menggunakan varietas dxp ppks 239, tapi karena lahan kebun saya tanah nya berpasir jadi tidak cocok menggunakan varietas dxp ppks 239.

  49. asskum pak edi? sy dr aceh mo tanya ,sawit yng tandannya berat dan besar varietas pa pak dan brpa tandan /batangnya,untk skrang varietas pa yang cepat ada,krn sy mo ke ppks untuk bli kecambah,moga aja 1 kali datang bisa langsung bw plang,trims

      • asskum pak edi? sy dr aceh ,mo tanya pak,sawit yg tandannya besar dan berat varietas pa pak dan brapa tandan /batangnya,untuk saat ini varietas pa yg cpat ada,krn sy ke ppks,moga ja 1 kali datang bs langsung bwa pulang kecambahnya..trms

      • Wa’alaikum salam pak Irwandi. Untuk sawit yg tandannya besar, Bapak bisa pilih DxP Yangambi. Ada baiknya Bapak telepon dahulu ke Bagian Pemasaran kecambah Ibu Renni Yuliasari di 061 786 2477 atau 0815 38 74628 untuk memastikan ketersediaan kecambahnya. Untuk detail jumlah tandan, Bapak bisa dapatkan informasinya di kantor kami. Semoga sukses ya, Pak..

  50. mas edy saya mau bertanya neh..
    Kenapa mas edy selalu menyarankan menggunakan varietas dxp yangambi utk para petani, apakah varietas tersebut sudah teruji di setiap kelas lahan baik berpasir, gambut, pegunungan?

    • DxP Yangambi memiliki karakter tandan yang besar. Saya berpikiran, karena umumnya petani menjual produknya dalam bentuk TBS, akan menjadi satu keunggulan bila bobot tandan yang besar. DxP Yangambi merupakan hasil seleksi siklus pertama RRS (1970-1984) dan siklus kedua (1986-2002), dan saat ini menjadi bagian besar dari kecambah PPKS. Mengenai pengujian, kami hanya menguji di wilayah Sumatera Utara dengan kondisi lahan yang optimum.

  51. penjelasan bapak sangat membantu para petani yang awam seperti saya.
    Tapi dengan TBS dxp yangambi yg besar pasti jumlah tandan sedikit dipohon nya, apakah mengalami trek buah pak yg panjang apabila TBS sudah habis dipanen dlm waktu kurang setahun?
    Maaf pak klw saya banyak bertanya dikarenakan saya petani sawit yg awam.

  52. Akhir nya saya dapat memperoleh kecambah ppks varietas yangambi 800butir dengan langsung datang kekantor ppks medan..tapi ada yang mau saya tanyakan?
    1.koq biji kecambah nya tidak seragam bentuk nya pak?
    2. Sewaktu pembibitan di prenursery apakah perlu dipupuk pak?
    3. Berapa lama naungan perlu dibuka pak selama dipembibitan prenursery?
    Maaf klw saya banyak bertanya pak.

    • Yth. Pak Rambe,

      Untuk teknis pembibitan, silakan bapak download informasi-nya di posting saya yang terbaru. Mudah2an akan membantu Bapak dalam menjalankan pembibitan kelapa sawit terutama dalam pemupukan, naungan, dan transplanting.

      Mengenai keseragaman benih, memang demikian adanya. Dalam proses produksi, benih berasal dari satu tandan yang ukurannya relatif beragam dikarenakan posisi benih dalam tandan. Benih yang berada di bagian luar umumnya lebih besar dari benih bagian dalam tandan. Namun demikian mutu genetiknya tidak berbeda. Mudah2an benihnya tumbuh baik ya, pak.

      Salam,

  53. allhamdulillah sy sdh mndptkan kecambah ppks langsung dikntor bpk, pak edy sy mau ni,apakah kecambah unggul lainnya ,maksudnya yg di produksi pt resmi lain,ada stempempel ppks jg dibutirnya, krn di tmpat sy byk kali kecambah asalan,tks

    • Yth. Pak Irwandi,
      Terima kasih banyak atas kepercayaan Bapak untuk menggunakan kecambah produksi PPKS. Sejauh yang saya tahu, hanya PPKS yang menggunakan stempel di setiap kecambahnya. Saya tidak tahu persis bgmn situasi akhir2 ini utk produsen yang lain, karena sudah 2 tahun saya berada di luar Indonesia. Namun demikian, saya tetap menyarankan agar teman2 petani berhati2 dalam membeli kecambah. Pastikan dokumen resmi, dan bila perlu konfirmasi ulang ke masing2 produsen kecambah. Saya doakan usaha Pak Irwandi berjalan lancar dan sukses. Salam untuk teman2 petani sawit di tempat Bapak.

  54. assalam mu”alaikum pak edy..
    mohon maaf pak sy ikut gabung di blog ini…saya mo tanya ke pada bapak …
    Saya baru beli lahan sawit 4ha udah ada sawitnya. kondisi lahan tersebut masih banyak semak/pohon pakis dan akasia dan udah ada pohon sawitnya. informasi dari yang punya lahan sawit tersebut belum pernah di pupuk dan di bersihkan sejak pertama di tanam dan lahannya gambut di daerah dumai. saya masih awam mengenai sawit ini pak…
    Dari mana saya harus mulai untuk lahan ini pak.. apakah di tebas dulu lahanya,dipiringi pohonnya dan di racun serta di pupuk…minta penjelasannya pak…
    kalau ada pohonya yang di sisip jenis apa yang cocok dan racun yang cocok jenis apa (Banyak pohon pakis) serta pupuk apa yang cocok dan berapakali harus dipupuk..
    sebelumnya saya ucapkan terima kasih pak..

  55. Assalaikum wr.wb, pak edi..
    Kemarin saya sudah beli kecambah resmi ppks sebanyak 800 butir dgn varietas dxp yangambi..
    Saya ada lahan luas nya 10 hektar lagi rencana mau ditanam pohon sawit, saya ingin uji coba dengan memesan kecambah sebanyak 2500 butir dengan tiap 500 butir berbeda varietas.. Mohon dibantu pak sebaik nya saya memakai varietas apa saja dalam 500 butir dengan varietas berbeda.. Dikarenakan lahan saya tanah nya berpasir dan saya ingin produksi tbs nya tinggi.

  56. selamat sore pak..

    disnini saya ingin menanyakan apa ada atau tidak kebijakan pemerintah yang melarang melakuakan impor benih kelapa sawit? kalau bisa tolong infokan kebijakan atau peraturan pemerintah nomer berapa?
    terimakasih…

  57. Pak edi
    Misal saya butuh kecambah Dxp yangambi jumlah 4000 .
    Apa pihak ppks Medan tdk melayani pengiriman .atau pembayaran secara online
    Mengingat tempat kami di kaltim.kab pasir .tanah grogot.
    Kalau harus datang ke Medan memerlukan waktu yg cukup lama.
    Atau Ada cabang di kab pasir .tanah grogot…
    Mohon bantuannya .terima kasih

  58. pak edy
    bagaimana cara mendapatkan kecambah asli ppks yangambi didaerah kaltim kabupaten paser.tanah grogot.
    kami sangat kesulitan mendapatkan kecambah dlm jumlah 3000 .untuk petani
    apa bila ada tempat atau nomer yang bs saya datangi atau hubungi mohon bantuan bapak untuk memberi tau keberadaan warabala atau ppks yang ada di kabupaten paser kalimantan timur.
    karena apa bila saya harus datang ke medan akan memerlukan waktu yang cukup .
    dan apa persyaratan pembelian dlm jumlah kurang lebih 3000 kecambah…apa hanya cukup dengan identitas atau ada perayaratan lainnya.
    terimakasih pak

  59. Ass.. Pak edi,
    Alhamdulillah kecambah sawit yg saya beli dari ppks kemarin sudah memasuki umur 2 bln, tapi saya mau bertanya pak.
    1. Bisakah tumbuh baik dan berbuah bibit sawit dxp yangambi yang saat ini saya semaikan untuk ditanam ditanah berpasir pak, krn saya jadi ragu dari cerita dan pengalaman orang kalau ditanah berpasir pohon sawit pada umur 10 tahun keatas produksi buah akan berkurang.
    2. Saya sudah pantau dan lihat memang didaerah kebun sawit saya para petani memang tidak ada menggunakan bibit resmi dari produsen benih jadi klw sudah panen menggunakan egrek maka hasil TBS akan berkurang, karena saya lihat hampir separuh kebun sawit nya tidak berbuah/kosong di pohon sawit, apakah karena kurang banyak dosis pupuk nya pak?
    Maaf pak klw saya banyak bertanya karena keraguan dihati saya mau berkebun sawit.

  60. aslm.. pa kbr pak edi? smg tetep sht n sukses ya. amin.
    Sy Rahmad dari Medan, mau tanya soal bibit yg sy beli dari PPKS minggu lalu sebanyak 500 butir melalui temen saya yg saudaranya katanya bekerja di PPKS Medan dgn harga Rp 4000/bh, lebih murah beli dari belakang dgn org dalam dan lebih cepat, jika dibanding beli resmi dari kantor depan, apa hal itu memang bisa bener pak? soalnya setelah 2 hari sy pesan, barang tiba dengan rincian 2 paket, masing-masing 250 butir kecambah per paketnya disertai kode tulisan tangan (bukan print) pd paket yaitu : PPKS DxP 05-73-B, semua kecambah berstempel PPKS warna kuning, plastik di-lodges hijau, plastik tulisan PPKS dan gambar logo warna hijau? Yg sy tanyakan, apa arti KODE tsb? apa ini memang bibit asli hanya saja tak sesuai prosedur, dan kalo jika asli, apakah kualitasnya nomor belakang juga pak? trimakasih atas layanan Bpk, wslm…

    • Wa’alaikum salam,
      Yth Pak Rahmad. Terima kasih telah mampir di blog saya dan atas doanya. Mudah2an pak Rahmad juga selalu dalam keadaan sehat wal afiat. Mengenai pembelian kecambah lewat ‘pintu belakang PPKS’, saya pikir istilah tersebut mungkin digunakan untuk keperluan teknik marketing dari penjual non resmi. Sejauh yang saya tahu, sistem di produksi kecambah PPKS diupayakan untuk mencegah penggunaan material yg tidak sesuai standar (abnormal, plumula/radikula tidak sempurna dll) melalui sistem pemusnahan/dibakar. Selama ini kami percaya dengan dedikasi teman2 karyawan PPKS yang bekerja di bagian kecambah.

      Kode 05-73 B artinya benih tersebut menggunakan pisifera dari kelompok 05-73 (turunan Rispa) dan masuk kategori B (laju pertumbuhan 50-70 cm/tahun). Namun kualitas kecambah yg dibeli oleh pak Rahmad, saya tidak bisa menjamin kebenarannya, apakah benar2 berasal dari pohon induk kami. Semua data biasanya tercantum dalam data persilangan yg disertakan dalam setiap pembelian kecambah resmi.

      Mengenai kantong kecambah/stempel/logo semuanya bisa ditiru dengan mudah, tetapi tidak untuk dokumen pendampingnya (DO, daftar persilangan). Kalau saya boleh usul, lebih enak pak Rahmad beli lewat jalur resmi. Setahu saya, untuk rakyat ada harga khusus. Pak Rahmad bisa kontak langsung ke kantor kami di Medan/Marihat. Jika dihitung2 pak Rahmad membeli kecambah ilegal dg Rp 4000/butir x 500 = Rp 2.000.000 dg kualitas yang diragukan dan tidak bisa komplain. Namun bila pak Rahmad membeli langsung di PPKS dengan harga Rp 6000 x 500 = Rp 3.000.000, pak Rahmad dapat jaminan kualitas dan bisa komplain/minta penggantian bila ada kelainan di pembibitan.

      Saya sudah mengontak Manajer Produksi kecambah PPKS, Bapak M. Arif mengenai hal ini. Beliau berkenan untuk membantu Bapak bila ingin konsultasi ttg kecambah. Pak Rahmad bisa kirim email ke Pak Arif dgn alamat mohamad_albatavi@yahoo.com atau kontak langsung ke PPKS Marihat di 0622-21926

      Mudah2an informasi ini bisa membantu ya Pak.

      Salam,
      Edy

  61. setelah lama saya tunggu akhir nya pak edi online lagi. Apa kabar pak edi, semoga sehat aja ya pak.. Langsung aja ya pak mau bertanya ini.. 1. Umur bibit saya sudah 3 bln & memasuki tahap main nursery.. Bln januari saya beli 800 butir dxp yangambi dgn harga perbutir 7500 rupiah (diskon 10% menjadi 6750/butir) dan bonus 20 butir pak, jadi 820 butir yang saya terima & saat ini yg hidup bibit sawit nya umur 3 bln hanya 740 bibit pak, jadi yg mati & cacat ada sekitar 80 bibit pak.. Apa sudah dikaterogikan saya berhasil atau tidak dlm pembibitan pak? apa tanggapan dan solusi dari pihak PPKS RISPA Pak? 2. Saya akui pak ada oknum dari PPKS RISPA sendiri yg menawarkan beli kecambah lewat belakang.. Apa gak bisa dipecat aja pak oknum itu, soal nya meresah kan dan menyesat kan pembeli kecambah pak?

  62. salam kenal pak Pri,
    Saya bersyukur bisa “nemu” blog ini.. hehe..
    mohon info utuk DxP PPKS 239 itu termasuk jenis pelapah panjang atau pendek ya?
    secara umum yang disebut pelepah panjang dan pendek itu masing2 ukuran brapa ya panjangnya Pak..?
    kebetulan sy lg nyemai dalam skala kecil (2500)..

    • Salam kembali Pak Yusuf.
      Saya harus sungkem minta maaf dulu ke Pak Yusuf karena lama tidak membuka blog ini. DxP PPKS 239 masuk ke golongan Yangambi dengan panjang pelepah 6.5 m saat umur 20 tahun. Kerapatan tanam yang dianjurkan adalah 136 pohon/ha. Senang rasanya mengetahui Bapak sedang menyemai varietas ini. Boleh tahu, Pak Yusuf akan menanamnya di daerah mana? Siapa tahu saya ada rezeki mengunjungi kebun Bapak sepulang ke Indonesia nanti.. Salam, Edy..

  63. Ass pak edi .saya tertarik dengan pembibitan kks nya…yang mau saya tanyakan apakah media tanah untuk pembibitan kelapa sawit menggunakan tanah kompos itu baik kemudian varietas mana yang baik ditanam pada lahan gambut. Mohon sekali informasinya pak terima kasih. Wassalam

    • Salam Pak Mikael,
      Untuk satu hektar, kita bisa tanam 130 – 143 pohon per hektar, bergantung jarak tanam. Tapi umummnya kerapatan tanam 138 pohon/ha.

  64. mohon maaf pak edi saya mau bertanya ini.. 1. Koq pertumbuhan bibit sawit dxp yangambi milik saya tidak seragam ya, maksud nya pertumbuhan tinggi dan besar nya tidak seragam. 2. Selama ini saya pakai pupuk npk yara/mutiara 27-7-7 dan 16-16-16, apakah sudah memadai pak unsur pemupukan nya?. 3. Saat ini kondisi bibit saya banyak daun nya kering kecoklatan apakah kelebihan pupuk dan solusi nya dari bapak apa ya untuk saya ketahui. Maaf pak banyak bertanya, suwun klw ada salah saya sama pak edi.

    • Salam Pak Rambe..
      Saya jadi ikut khawatir dgn situasi bibitan Bapak. Kalau pupuk majemuknya sudah mengandung NPKMg dan dosisnya sesuai dg yang tertera di petunjuk seharusnya tidak ada masalah.

      Utk daun yang kering dan kecoklatan, saya khawatirnya bibit Bapak terserang jamur Antraknosa atau Curvularia. Coba Bapak potong bagian yang kering dan dibakar. Bersihkan juga area di sekitar pembibitan.

      Kl memungkinkan coba Bapak buat foto bibit yg kering itu, dan kirim ke email saya di espriantos@yahoo.com

      Oh ya, sebentar lagi saya akan upload ttg kelainan bibit kelapa sawit. Mungkin bapak bisa lihat2 dulu untuk membandingkan dg kondisi bibit bapak.

      Salam hormat,
      edy

      • terimakasih pak atas solusi nya.. Jadi sebaik nya bibit sawit yang pertumbuhan terlambat diberi dosis pupuk lebih banyak dari pada bibit sawit yang normal pak, atau ada solusi yang lain dari pak edi untuk masalah ini?

      • Berapa banyak bibit yg pertumbuhannya terhambat pak? Berhubung saya blm tahu penyebabnya, genetik atau nutrisi, saya khawatir salah memberikan petunjuk, pak.. Baiknya bapak jg kirim foto bibit bapak ke ahli pupuk PPKS Ibu Hijri via email nuzulhijri@gmail.com. Mudah2an beliau bisa bantu..

  65. Asslam… Salam kenal Pak Edi,.. Saya dipercayakan dari Wakil Dirut PT. SSI untuk mencari informasi kongkrit tentang bibit sawit, mohon konfirmasi apa syarat2 pembelian bibit sawit yang berskala Perusahaan, tlong di email ke email saya ramlitungkal@gmail.com atau di No HP 085366544356 terim. kasih.

  66. Oalah.. mmg betul lah mas saya petani awam, bolak balik saya kirim email gagal terus.. Tapi saya sudah lakukan sesuai dgn petunjuk mas edy dan Allhamdulillah sudah ada perubahan menuju bibit yg baik.. Mas saya mau tanya ini sekalian ya.. 1. Sebelum nya saya ada lahan kebun sawit seluas 3 hektar ditanah berpasir dgn usia tanaman 15 thn dgn bibit sawit mariles dgn jumlah pokok sawit 400 batang.. Koq makin tahun ke tahun produksi nya berkurang, klw saya rata2 kan produksi nya cuma 1,5 ton/bln/3hektar. Banyak pohon sawit tidak berbuah mas edi.. Dengan pemupukan standar 2 kali/thn. Apa yang kira2 salah mas edi? 2. Saya jadi kepikiran dan ragu beserta bimbang apakah nanti sama nasib bibit dxp yangambi yang akan saya tanam nanti mas edy?

  67. salam pak edy…
    mohon informasi mengenai waralaba bibit PPKS atau yg lainnya (varitas sembarang asal jos gt loh pak) di lokasi kalimantan tengah kab lamandau pada khususnya… para petani cilik sangat susah mendapatkan bibit yg berkualitas terima kasih sebelumnya….

  68. Salam kenal Pak Edy,

    Semoga Bapak senantiasa dalam keberkahan…
    Saya Ahmad di Martapura-Kalsel, ingin menanyakan dua hal ;
    1. Dimana saya bisa mendapatkan bibit kelapa sawit bersertifikat (siap tanam) di daerah saya.
    2. Varietas apa yang paling cocok untuk daerah tersebut yang masam dan berada di pinggiran anak sungai martapura?

    Terima kasih atas sharing ilmunya.
    Ahmad

  69. Selamat malam mas pri, ada yg ingin sy tanyakan.bulan november 2012 sy beli langsung tanpa perantara 5000pcs kecambah di parindu,tetapi kecambah tdk di stempel krn mesin rusak…pada april2013 sy beli lg 1500 pcs u nyulam,anehnya juga tdk distempel.skr bibit sdh berumur 10bln, tetapi sy ragu ragu apakh kecambah yg sy terima dijamin unggul???surat surat yg sy dapatkan lengkap langsung sy yerima sendiri dari ppks parindu…tolong mas apa jawabnya??terimakaih mas

    • Yth. Pak Digus. Saya sudah menghubungi Bapak Supriyadi, Kepala Substasiun Parindu. Beliau mengatakan bahwa memang kapasitas mesin tagging benih PPKS belum berjalan maksimal, hanya 80% dari kapasitas. Sehingga ada beberapa slot benih yang tidak tertagging. Namun demikian, saya bisa pastikan bahwa kecambah yang Bapak terima adalah kecambah unggul produksi Parindu (DxP Yangambi). Dokumen penyertanya mohon Bapak simpan, apabila di kemudian hari ada pengaduan/komplain yg diperlukan terkait keragaan kecambah. Untuk informasi lebih lanjut Bapak bisa kontak langsung Pak Supriyadi di 081375481822. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Bapak utk membeli kecambah PPKS. Salam, edy

      • Selamat malam pak edy,terimaksh atas waktu bpk u menjawab pertnyaan saya.skrg sdh tenang dan mantap.sy jg dihubungi bpk supriyadi dan mendapat jaminan kecambah sy unggul…ini pengalaman berharga bg sy(seblumnya sy beli kecmbah dr medan 5000pcs yg tdk jelas asal usulnya)..u kalbar tdk usah jauh2,cukup diparindu beli berapapun dilayani dan yg terpenting bisa “solo karir” ..beli sdiri,byr sdiri,ttd sdiri,terima sndiri,bawa pulang sdiri….hehe .salam u p edy& p supriyadi

  70. Ass.. Maaf pak edy kalau saya banyak bertanya.. Hidup dan dapat berproduksi baik kah berkebun sawit ditanah kelas 3 yg berpasir pak, ada keraguan dihati pak untuk mencoba berkebun sawit dxp yangambi yang saya punya dipembibitan saat ini.

  71. ass…salam kenal pak edy,,,maaf pak edy saya mau tanya langsung ke pak edy,,saya punya lahan di pegunungan dengan kondisi tanah yang miring,,.dan saya mohon pendapat dari pak edy bibit apa yang cocok untuk saya tanam dan jarak tanam nya…?dan satu pertanyaan lagi pak edy,,,jika saya membeli bibit unggul dari ppks dalam jumlah kecil misalkan 250 butir,apakah memerlukan peryaratan yang sudah ditentukan…terima kasih pak edi….

  72. Jika Luas Kebun kelapa sawit 7500/HA
    Produksi TBS Nya rata2 3 Ton/HA
    Berapa pertahunya, serta tabel Komposisi TBS nya ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s