Dear Diary, Dengarlah Curhatku…

30 Juli 2007. Cianjur – Jawa Barat. Dialog dengan Petani
“Sebenarnya saya masih ingin berlama-lama, tapi kegiatan saya terus mengalir. Yah beginilah nasib seorang presiden, dimarahi, difitnah, dicaci. Berita bohong atau fitnah yang diangkat yang sumbernya saya kenali ini sudah sangat keterlaluan di samping jelas tidak benar, tetapi telah merusak kehormatan nama baik dan harga diri saya.

4 April 2009. Graha Pena – Surabaya. Pertemuan Guru se-Indonesia.
“Gaji saya belum pernah naik. Enggak apa-apa, yang penting yang lain naik seperti PNS dan guru, golongan 1 dan 2.

17 Juli 2009. Istana Negara. Konferensi Pers
“Akan ada revolusi bila SBY menang. Ada pernyataan Indonesia akan seperti Iran bila SBY menang. Ada ancaman, bagaimana pun juga SBY tidak boleh dan tidak bisa dilantik.

10 Agustus 2009. Cikeas. Pembekalan Calon Anggota DPR
Sebulan yang lalu, pihak berwajib memberitahukan kepada saya, mengenai ancaman teroris dan saya belum begitu percaya, namun setelah ditunjukan rencana dari kelompok X dan berdasarkan analisa dan data intelijen saya mulai agak percaya waktu itu setelah ada indikasi ada yang menyiapkan bom mobil yang menurut fakta yuridis bom itu akan diledakan ditempat ini. Mengapa lebih ketat, Saudara juga tahu karena adanya ancaman terhadap presiden, pada SBY sebagai lembaga juga semakin meningkat. Saya ingin buka kaca mobil, dan bersalaman dengan rakyat. Tapi dengan adanya ancaman ini saya harus mengikuti paspampres.

6 Desember 2009. JCC – Jakarta. Rapimnas PD
“Alhamdulillah saya sudah dapat pengetahuan yang relatif lengkap tentang apa, siapa, dan siapa yang dituju dari gerakan 9 Desember. Kemarin saya katakan, bahwa akan muncul tokoh yang dalam 5 tahun ini belum terlihat. Saya ucapkan welcome. Selamat datang kepada mereka

2 Februari 2010. Istana Kepresidenan Cipanas. Rapat Kerja Menteri dan Gubernur se-Indonesia.
”Akan tetapi, banyak orang yang memberikan masukan yang menggelitik, ’Pak SBY apa, ya, cocok dengan loudspeaker yang keras lalu berteriak-teriak SBY maling, Boediono maling, dan menteri maling’. Dan, (mereka) tidak bisa diapa- apakan,” katanya.

”Ada yang bawa kerbau, ’SBY badannya besar, malas dan bodoh seperti kerbau’. Apa itu ekspresi kebebasan dan demokrasi? Juga foto diinjak-injak dan dibakar di mana-mana dan di daerah.

27 Juli 2010. Mataram – NTB. Gerakan Indonesia Bebas Pemadaman Listrik
“Saya terima berita dari daerah. Ada sms, ada yang telepon, ada juga yang kirim surat. Ada yang sedang keliling kampanye seolah-olah Indonesia akan hancur. Di mata mereka seolah-olah Indonesia ini buruk sekali. Masak ada tayangan di televisi selama dua jam. Seluruh isinya tentang hal yang buruk semua. Saya pikir nggak jujur itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s